MENJADI PROFESIONAL BROKER / AGEN PROPERTI TIDAK SUSAH DAN TIDAK GAMPANG.

Menjadi Professional Broker (PB) / Agen Properti yang sukses membutuhkan kesiapan, baik dari internal diri kita sendiri maupun dari external. Tanpa persiapan yang bagus menjadi PB tidak memberikan hasil yang optimal.  Sampai kapanpun jasa seorang PB akan selalu dibutuhkan, selama manusia masih membutuhkan tempat tinggal selama itu pula jasa seorang PB diperlukan.

Keberadaan PB atau agen properti memberikan posisi yang win – win kepada pemilik properti maupun calon buyer. Bagi properti, owner jasa seorang PB sangat dibutuhkan untuk menghemat waktu dan tenaga dalam menjual properti miliknya dan bagi seorang buyer PB menjadi tempat untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan objektif mengenai properti yang akan dibeli. Tak jarang buyer juga memerlukan advice dari PB yang dikenal baik olehnya.

Namun tidak semua orang bisa sukses sebagai PB, karena kenyataannya banyak PB yang sudah menjalani profesi ini bahkan sampai puluhan tahun tapi belum bisa dikatakan sukses. Sekurangnya ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menjalani profesi PB:

  1. Persiapkan Mental

Ya, mental lah yang paling utama dipersiapkan jika ingin menjadi PB sukses. Mental yang kuat diperlukan karena menjadi PB kita akan selalu berhubungan dengan orang lain. Baik  properti Owner maupun pembeli / Buyer. Kita akan merasakan bagaimana rasanya ditolak pemilik properti yang kita tawarkan untuk dibantu menjual propertinya, sampai menghadapi orang yang tidak menghargai profesi sebagai PB. Ini tidak berlaku bagi properti agent yang sudah tergabung dalam perusahaan properti agent yang sudah Establish dan memiliki properti untuk dipasarkan.

  1. Kuasai Product Knowledge Properti yang Dijual

Penguasaan product knowledge menjadi pembeda antara seorang PB dengan traditional broker (TB). Seorang PB harus mampu menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh konsumen terkait dengan properti yang sedang dipasarkan. Kemampuan ini timbul karena penguasaan yang bagus terhadap product knowledge. Jika kita mengambil contoh rumah sebagai properti yang kita jual, maka semua hal yang berhubungan dengan rumah tersebut harus kita pahami, baik kelebihan atau kekurangannya. Data-data fisik, legalitas harus berada dalam kepala kita.

  1. Jujurlah terhadap Calon Pembeli

Jujur yang dimaksud disini adalah bahwa kita harus mau memberikan keterangan yang objektif, mengatakan suatu properti bagus kalau memang bagus dan sanggup mengatakan bahwa properti kurang bagus kalau memang kurang bagus dan memberikan masukan-masukan yang benar kepada calon konsumen. Ini termasuk pembeda antara seorang PB dengan TB. Seorang TB akan mengatakan bahwa semua properti yang ditawarkan bagus. Padahal secara kasat mata properti tersebut sebaliknya.

  1. Perbanyak Listing Setiap Hari

Banyaknya listing yang closing adalah permainan probabilitas, berdasar pengalaman dan riset kemungkinan terjadinya penjualan adalah satu perbanding duapuluh. Artinya jika anda ingin dapat satu closing anda harus memiliki listing sekurang-kurangnya dua puluh listing. Adalah harapan yang tidak pada tempatnya jika anda punya listing hanya satu atau dua dan terus berharap itu terjual dalam waktu singkat, apalagi properti tersebut bersifat open listing yang juga dipasarkan oleh agent lain.

  1. Promosi Gencar Setiap Hari

Inti dari marketing adalah bagaimana mengkomunikasikan product yang kita jual kepada calon konsumen. Begitu juga marketing di bidang properti, bagaimana kita mempromosikan properti kita kepada sebanyak mungkin calon kunsumen. Ya, sesederhana itu. Beruntung kita sekarang ini berada pada era teknologi informasi dimana terdapat banyak sekali media yang bisa kita gunakan sebagai alat promosi. Saya termasuk orang yang berpendapat bahwa semua media promosi harus kita gunakan untuk menggaet pembeli. Bisa melalui media konvensional seperti iklan baris dan display di koran dan majalah, spanduk, sign board, papan nama, dan pemasaran melalui online media, baik berupa website. Ataupun di situs yang menyediakan layanan jual beli, mekanisme beriklan gratis dan berbayar, tergantung jenis website-nya.

Situs yang baik untuk media promosi properti adalah situs yang memiliki traffic yang tinggi, yang memiliki puluhan ribu, bahkan ratusan ribu visitors perhari. Sehingga kemungkinan iklan kita dilihat oleh banyak orang semakin besar.

Pengalaman empiris mangatakan bahwa konsumen yang menghubungi kita melalui informasi dari internet memiliki prosentase yang lebih besar sebagai hot buyer.

  1. Layani Konsumen Sepenuh Hati

Melayani konsumen dengan sepenuh hati akan memberikan efek yang luar biasa terhadap branding kita sebagai PB. Jika seseorang merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan maka orang itu akan senang hati merekomendasikan jasa kita kepada saudara atau teman-temannya. Bagaimanapun rekomendasi dari orang yang kita percayai memberikan impact trust yang besar jika dibandingkan dengan informasi yang didapat secara terbuka.

  1. Jalani dengan Senang Hati

Mencintai apa yang kita kerjakan merupakan cara terbaik untuk bahagia. Kita akan merasakan energi yang luar biasa dalam melakukan suatu pekerjaan jika kita melakukan dengan senang hati. Aura keyakinan akan muncul di wajah kita apabila kita sedang mempromosikan sesuatu.

 

(Team Omah Properti/dari berbagai sumber terkait)

uniform-2

 

(Visited 165 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *